Cakra 21 TNI AU Paksa Pesawat Militer Misterius Mendarat di Medan
Jumat, 26 Februari 2021 | 11:50 WIB
Photo :
TNI AU
Brigade Online Militer: Pasukan TNI AU amankan pilot pesawat.
B. O – Pasukan militer Angkatan Udara Tentara Nasional Indonesia telah melakukan pendaratan paksa terhadap pesawat asing tak dikenal. Aksi ini dilakukan prajurit TNI dari Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas) III Medan, Sumatera Utara.
Berdasarkan siaran resmi yang dilansir, Jumat 26 Februari 2021, aksi ini berawal dari adanya laporan dari Komandan Satuan Radar, bahwa telah menangkap pesawat tak dikenal alias misterius yang memasuki wilayah Indonesia, kepada Panglima Kosekhanudnas III Marsekal Pertama TNI Esron S.B. Sinaga.
Mendapatkan laporan itu, Panglima Kosekhanudnas III memerintahkan Kaposek Kosekhanudnas III untuk mengecek identitas pesawat melalui Flight Clearence Information System (FCIS). Dan dipastikan pesawat tersebut tidak memiliki izin (LASA X).
Kemudian Panglima Kosekhanudnas III melaporkan kepada Panglima Kohanudnas dan memerintahkan unsur Tempur Sergap (TS) F-16 untuk melaksanakan Scramble.
Prabu Siliwangi berpesan “suatu saat nanti akan datang” Budak Angon “(budak = anak; angon = gembala). Yang ia gembalakan gembalakan dan daun kering (analogi pena dan kertas). Ia terus melakukan kegemarannya, menjelajah dan mengumpul apa yang ia temui, yakni sejarah umat manusia zaman ke zaman.
Menariknya, wangsit Prabu Siliwangi ini tampaknya sejalan dengan agenda Allah di akhir zaman, yaitu buka secara terang benderang perjalanan sejarah umat manusia, dari yang awal hingga paling akhir, layaknya sebuah film yang menjelang akhir yang membuka cerita plot sejelas-jelasnya.
Ada kemungkinan, Budak Angon yang disebut Prabu Siliwangi adalah “hamba Allah” yang berperan sebagai pengungkap secara terang benderang riwayat sejarah umat manusia.
Hal yang menarik lainnya, Ratu Adil yang ada di dalam wangsit Prabu Jayabaya, terisi pula oleh prabu Siliwangi, bahkan, tampaknya banyak kalangan menganggap bahwa sosok Budak Angon adalah sama dengan Ratu Adil.
Saya pribadi cenderung sepakat dengan pendapat tersebut. Terutama karena nama “Budak Angon” ataupun “Ratu Adil” lebih merupakan sebutan peran. Jadi, ada saat di mana sosok misterius itu menjalani peran sebagai “anak gembala”, di saat lain menjalani peran sebagai “Raja yang Adil”.
Pemahaman ini dapat dilihat sejalan dengan sebutan Satria Piningit, yang dapat dimaknai satria yang ditahan kemunculannya hingga tiba pada waktu yang ditentukan. Pemahaman nama satria piningat ini kelihatan berkorelasi pula dengan sosok maitreya dalam tradisi Buddhist.
Seperti halnya satria piningit, sosok maitreya dalam tradisi Buddhist juga biasanya digambarkan dalam visual bentuk patung dengan pose duduk mengongkang kaki, menyiratkan tengah menunggu waktu untuk kemunculannya.
Jika kita bergeser ke sosok eskatologi dalam tradisi Islam, di sana ada nama al Mahdi, nama ini pun pada dasarnya sebutan gelar. Mahdi artinya “orang yang mendapat petunjuk”.
Satria Piningit, Budak Angon, Ratu Adil, Maitreya, hingga Al Mahdi, pada umumnya dipercaya dalam masing-masing tradisi, sebagai seorang sosok anak muda. Ini bisa menguatkan asumsi jika kesemua nama itu merujuk pada satu orang yang sama.
Mengenai siapa sesungguhnya sosok anak muda misterius ini, adalah hal yang tidak akan diungkap, sebelum tiba pada waktu yang ditentukan. Orang yang tahu esensi, seperti Prabu Siliwangi ataupun Prabu Jayabaya, tidak akan mengungkap walaupun sangat mungkin bahwa mereka tahu.
KONSEPSI DAN IMPLEMENTASI SISHANKAMRATA SEBAGAI SISTEM PERTAHANAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945-1998
Abstract
Hakekat pertahanan keamanan negara adalah perlawanan rakyat semesta dalam menghadapi setiap bentuk ancaman terhadap keselamatan bangsa dan negara, yang penyelenggaraannya disusun dalam sistem pertahanan keamanan rakyat semesta dan didasarkan pada hak dan kewajiban warga negara, serta keyakinan akan kekuatan sendiri, keyakinan akan kemenangan dan tidak kenal menyerah, baik penyerahan diri maupun penyerahan wilayah. Perlawanan rakyat semesta adalah kesadaran, tekad, sikap dan pandangan seluruh rakyat Indonesia untuk menangkal, mencegah, menggagalkan dan menumpas setiap ancaman yang membahayakan keselamatan bangsa dan Negara Indonesia. Bentuk akhir dari perlawanan rakyat semesta adalah perang rakyat semesta, yaitu perlawanan total seluruh rakyat Indonesia terhadap usaha musuh yang akan merampas kemerdekaan dan kedaulatan bangsa dan negara Indonesia dengan mengerahkan segenap potensi dan kekuatan nasional. Adapun rumusan masalahnya yaitu : Bagaimana konsep Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia?, Bagaimana implementasi Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia semenjak masa kemerdekaan hingga masa Orde Baru (1945- 1998)?. Tujuan pembahasan ini adalah mengkaji secara mendalam lahirnya sebuah paham Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta yang melibatkan rakyat sipil untuk turut serta ambil bagian dalam menjaga kedaulatan Negara Republik Indonesia. Mengkaji secara mendalam perkembangan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta dalam pemerintahan Indonesia pada masa kemerdekaan hingga Orde Baru. Mengkaji secara mendalam tentang implementasi Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta dalam Negara Republik Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode pengkajian sejarah yang meliputi : heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Konsep Sishankamrata tidak pernah lepas dari keberadaan TNI sebagai alat pertahanan dan keamanan Negara Republik Indonesia. Pengembangan konsep Sishankamrata tidak melalui bidang militer saja melainkan bekerjasama dengan bidang-bidang yang lainnya antara lain sosial budaya, politik, dan ekonomi. Perkembangan Sishankamrata tidak lepas dari keterkaitan TNI yang dominan di dunia perpolitikan di Indonesia melalui konsep dwi fungsi ABRI. Hal ini didasarkan atas keberadaan militer dalam politik berfungsi sebagai alat pertahanan keamanan negara juga dapat berfungsi sebagai kekuatan sosial politik disaat kondisi stabilitas Negara Indonesia carut marut yang membutuhkan dukungan militer mengambil alih serta bertanggung jawab untuk meredakan dan memperbaiki kondisi negara. Dominannya kedudukan militer di kancah perpolitikan Indonesia mempermudah militer dalam menentukan kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh pemerintahan terutama perkembangan Sishankamrata antara lain penyusunan program Kekaryaan dan pembangunan Komando Teritorial yang dilakukan oleh TNI untuk membina masyarakat sipil yang dipersiapkan sebagai cadangan bela negara sebagai bagian dari konsep Sishankamrata. Keterlibatan warga sipil ( Bela Negara ) dalam mempertahankan keamanan dan pertahanan Negara merupakan komponen cadangan dalam menjaga dalam mengamalkan PANCASILA, UUD 1945, BHINEKA TUNGGAL IKA dan NKRI merupakan kewajiban setiap warga negara dalam menjaga NKRI melalui IPOLEKSOSBUDHANKAM. Maka semakin luas kewajiban kita sebagai warga negara dalam menjaga keutuhan NKRI.
Dalam rangka peringatan hari peduli sampah nasional yang jatuh pada tanggal 21 februari tahun 2021, serta penanaman 15.000 pohon mangrove di pesisir pantai Garut Selatan. Maka untuk pelaksanaan akan di jadwalkan pada : ï‚· Hari : Sabtu ï‚· Tanggal : 27 Februari 2021 ï‚· Waktu : 07.30 WIB ï‚· Titik Kumpul : Puncak Guha ï‚· Titik Kegiatan Sebagai Berikut :
Penanaman Pohon Mangrove dan Pohon Keras
Pesisir Pantai Cibuhung
Pesisir Pantai Cimari
Puncak Guha
Aksi Pungut Sampah
Pantai Ranca Buaya
Pantai TamanM Manalusu
Pantai Santolo
Pantai Sayang Heulang
Lewi enis Sehubungan dengan perubahan jadwal maka kami mengundang seluruh relawan kemanusiaan untuk bisa hadir pada waktunya, dengan ini kami perlu list berapa anggota yang akan hadir untuk tetap menjaga protokol kesehataan. Adapun tindak lannjut melalui zoom meeting demi mejaga kerumunan . Demikian yang bisa kami sampaikan atas kerjasamanya kami ucapkan terimakasih
JUMLAH ANGGOTA YANG AKAN HADIR :
Ivan Rivanora ( Ketua Pembina / Ketua Umum Brigade NKRI )
Ketua Umum BRIGADE NKRI Mengucapkan selamat atas terbentuknya Kelompok Pedagang Bunga Hias ( KPBH ) Garut
Dengan, terbentuknya KPBH maka kesadaran Pedagang Bunga Hias dalam berorganisasi akan lebih meningkatkan kualitas usaha yang berbasiskan kemandirian ekonomi,Ketua Umum BRIGADE NKRI menghimbau peran serta pemerintah dalam melakukan pemberdayaan ekonomi untuk para pedagang bunga hias di Kab Garut harus lebih di tingkatkan, guna melakukan penguatan ekonomi dalam krisis pandemi Covid 19 yang saat ini di rasakan oleh para pedagang, dan pedagang pedagang lainya, Serta mendukung program Jaminan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Pemerintah pusat dan pemerintah daerah, harus lebih meningkatkan sinergitas penaganan pandemi Covid 19 dengan meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat terdampak, oleh karena hal tersebut Ketua Umum BRIGADE NKRI berpesan kepada masyarakat tetap jaga 5M agar kita dapat meminimalisir penyebaran Covid 19 di Indonesia .
Info Gempa Mag:4.6, 21-Feb-2021 21:56:32 WIB, Lok:7.64 LS – 106.56 BT (72 km Selatan KAB-SUKABUMI-JABAR), Kedlmn: 28Km, dirasakan di Pangandaran, Garut Selatan, Cikajang, Cianjur Selatan, Pangalengan, Kota Sukabumi, Cipamingkis, Jampang, Sagaranten, Cisompet, Sindangbarang, Pamengpeuk, Bungbulang, Ciwidey III MMI, Palabuhan Ratu, Panggarangan, Cisolok, Cikembar, Tegalbuleud, Bayah, Cikotok, Cihara II MMI ::BMKG
Info Gempa Mag:4.6, 21-Feb-2021 21:56:32 WIB, Lok:7.64 LS – 106.56 BT (72 km Selatan KAB-SUKABUMI-JABAR), Kedlmn: 28Km, dirasakan di Pangandaran, Garut Selatan, Cikajang, Cianjur Selatan, Pangalengan, Kota Sukabumi, Cipamingkis, Jampang, Sagaranten, Cisompet, Sindangbarang, Pamengpeuk, Bungbulang, Ciwidey III MMI, Palabuhan Ratu, Panggarangan, Cisolok, Cikembar, Tegalbuleud, Bayah, Cikotok, Cihara II MMI ::BMKG
Info Gempa Mag:4.6, 21-Feb-2021 21:56:32 WIB, Lok:7.64 LS – 106.56 BT (72 km Selatan KAB-SUKABUMI-JABAR), Kedlmn: 28Km, dirasakan di Pangandaran, Garut Selatan, Cikajang, Cianjur Selatan, Pangalengan, Kota Sukabumi, Cipamingkis, Jampang, Sagaranten, Cisompet, Sindangbarang, Pamengpeuk, Bungbulang, Ciwidey III MMI, Palabuhan Ratu, Panggarangan, Cisolok, Cikembar, Tegalbuleud, Bayah, Cikotok, Cihara II MMI ::BMKG
Info Gempa Mag:4.6, 21-Feb-2021 21:56:32 WIB, Lok:7.64 LS – 106.56 BT (72 km Selatan KAB-SUKABUMI-JABAR), Kedlmn: 28Km, dirasakan di Pangandaran, Garut Selatan, Cikajang, Cianjur Selatan, Pangalengan, Kota Sukabumi, Cipamingkis, Jampang, Sagaranten, Cisompet, Sindangbarang, Pamengpeuk, Bungbulang, Ciwidey III MMI, Palabuhan Ratu, Panggarangan, Cisolok, Cikembar, Tegalbuleud, Bayah, Cikotok, Cihara II MMI ::BMKG
Info Gempa Mag:4.6, 21-Feb-2021 21:56:32 WIB, Lok:7.64 LS – 106.56 BT (72 km Selatan KAB-SUKABUMI-JABAR), Kedlmn: 28Km, dirasakan di Pangandaran, Garut Selatan, Cikajang, Cianjur Selatan, Pangalengan, Kota Sukabumi, Cipamingkis, Jampang, Sagaranten, Cisompet, Sindangbarang, Pamengpeuk, Bungbulang, Ciwidey III MMI, Palabuhan Ratu, Panggarangan, Cisolok, Cikembar, Tegalbuleud, Bayah, Cikotok, Cihara II MMI ::BMKG
Terkadang, memasak terasa seperti tugas berat di penghujung hari yang sibuk. Sering kali ada godaan untuk sekadar memasukkan makanan siap saji ke dalam oven atau membungkus makanan dari restoran. Tetapi menyiapkan makanan yang sederhana dan sehat untuk keluarga tidak harus sulit atau menyita waktu. Berikut beberapa hidangan cepat saji sehat yang akan Anda dan keluarga Anda sukai. Hidangan berikut bahkan dapat disiapkan sebelumnya.